Simulasi Protocol Data Unit Information pada Cisco Packet Tracer Jaringan Komputer

Assalamualaikum wr.wb
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas sedikit materi mengenai Protocol Data Unit  yang diaplikasikan dalam Cisco Packet Tracer. Sebelumnya, kita harus mengetahui terlebih dahulu pengertian dari Protocol Data Unit itu sendiri.

Protokol Data Unit atau yang sering disebut dengan PDU merupakan betuk potongan – potongan data pada setiap layer /lapisan yang berjalan pada layered model (model referensi OSI dan TCP/IP). pada model referensi OSI terdapat tujuh lapisan (empat lapisan pada TCP/IP) setiap lapisan memiliki fungsinya masing – masing berurutan dari atas kebawah (enkapsulasi) dan dari bawah ke atas (de-kapsulasi). Setiap lapisan memiliki format khusus yang mengimplementasikan fitur dan fungsi pada protokol tersebut. PDU juga merupakan data yang mengalir ke atau dari SMS-center harus berbentuk Protocol Data Unit. PDU berisi bilangan – bilangan heksadesimal yang mencerminkan bahasa I/O. PDU terdiri atas beberapa header yang berfungsi untuk mengirim SMS ke SMS-center berbeda dengan SMS yang diterima dari SMS-center.

Cisco Packet Tracer dapat mensimulasikan dengan berbagai macam protokol yang digunakan pada jaringan komputer dengan mode realtime maupun dengan mode simulation. Mari kita mencoba kedua mode tersebut. Terlebih dahulu kita mensimulasikan dengan mode realtime.

  1. Pertama – tama buka CPT

2. Kita buat suatu jaringan Komputer sesuai kemauan, kebetulan saya membuat jaringan komputer seperti di bawah ini.

Pada Jaringan di atas saya menggunakan 5 PC, 1 Switch, dan 1 Router. 

3. Untuk membuat jaringan tersebut, kita harus mengetahui dimana letak device yang bisa digunakan. Letak pilihan devicenya bisa dilihat pada gambar di bawah ini yang berada di border merah.

 

4. Setelah memilih device maka kita hubungkan dengan kabel sesuai kebutuhan. Setelah itu setting IP Address setiap Device yang sudah digunakan tersebut. Cara setting nya berurut dari PC0 sampai PC4

Double click PC0 maka akan muncul seperti gambar kemudian click yang diborder merah.

Setelah di click maka akan muncul gambar seperti di bawah ini.

Mari kita atur IP Address masing PC

Pertama PC0

IP Address           : 192.168.100.2

Subnet Mask       : 255.255.255.0

Default Gateway : 192.168.100.1

Kedua PC1

IP Address           : 192.168.100.3

Subnet Mask       : 255.255.255.0

Default Gateway : 192.168.100.1

Ketiga PC2

IP Address           : 192.168.100.4

Subnet Mask       : 255.255.255.0

Default Gateway : 192.168.100.1

Keempat PC3

IP Address           : 192.168.100.5

Subnet Mask       : 255.255.255.0

Default Gateway : 192.168.100.1

Setelah selesai mensetting IP Address, Subnet Mask, dan Default Gateway kita hanya click tanda cross saja.

5. Sekarang mari kita setting Routernya, double click ikon routernya. maka akan seperti gambar, kemudian click FastEthernet0/0 dan isi sesuai border merah.

Seterusnya click FastEthernet0/1 lakukan hal yang sama, namun IP Addressnya dibedakan.

Selanjutnya lakukan hal yang sama pada PC4

IP Address           : 192.168.110.2

Subnet Mask       : 255.255.255.0

Default Gateway : 192.168.110.1

6. Setelah selesai mengkonfigurasi maka langkah selanjutnya adalah mengecek apakah sudah jalan apa belum. Dengan cara seperti gambar di bawah ini, kita coba dengan icon surat.

Sebelumnya click dulu Edit Filters dan ceklis ICMP saja. Kemudian Tarik icon email ke PC0 sebagai awal, dan letakkan juga di PC4 sebagai akhir dan lihat hasilnya seperti gambar di bawah ini jika sukses.

7. Sekarang mari kita simulasikan menggunakan mode Realtime dari

PC4 ke PC0, PC4 ke PC1, PC4 ke PC2, dan PC4 ke PC3. jika sukses maka tampilannya akan seperti gambar di bawah ini.

8. Setelah menggunakan mode Realtime mari kita coba menggunakan mode Simulation. Untuk mode Simulation click tanda yang ditunjuk oleh tanda panah pada gambar.

Setelah di click maka akan muncul gambar seperti di bawah ini

Setelah itu kita click Edit Filters untuk memfilter protocol mana yang akan digunakan, saya menggunakan ICMP. Maka tampilannya seperti di bawah ini.

 

 

 

 

Kemudian kita click Auto Capture / Play dan lihat hasil simulasinya seperti dibawah ini.

Gambar diatas merupakan sebagian hasilnya yang diambil dari panel simulasi yang di capture oleh CPT. 

Mungkin hanya itu saja sedikit pengetahuan dari saya yang bisa saya bagikan. Sekian Terima Kasih

 

Referensi :

http://informatika.web.id/protocol-data-unit-pdu.htm

http://wina.blog.upi.edu

 

 

 

 

 

 

Ruang Lingkup Sistem yang Akan Dibangun dalam Tugas RPL

Sebelum menjelaskan sistem yang akan di bangun menggunakankomputer. mari kita baca dulu pengertian dari sistem/sistem komputer.

Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan.

Sistem Komputer adalah suatu jaringan elektronik yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang melakukan tugas tertentu (menerima input, memproses input, menyimpan perintah-perintah, dan menyediakan output dalam bentuk informasi).

Nah, setelah mengetahui apa itu sistem. Maka disini saya akan menjelaskan sedikit tentang sistem yang akan kami bangun untuk menyelesaikan masalah penjualan ban mobil yang mengalami kendala. Sistem yang akan kami bangun adalah suatu sistem yang bisa mempermudah menyelesaikan masalah tersebut. Sistem ini merupakan situs web untuk penjualan ban mobil secara online. Situs web tersebut akan menyediakan informasi mengenai ban mobil dan harga-harga ban yang dijual. Beberapa hal yang harus terdapat pada situs adalah pendaftaran anggota bagi pembeli atau pembuatan akun anggota, daftar ban yang ingin dibeli atau biasa disebut keranjang(cart), pemesanan ban mobil dan metode pembayarannya. Juga akan terdapat forum untuk tanya jawab informasi seputar ban yang dijual.

Masalah ini sudah dirasakan oleh pedagang ban mobil. Salah satunya pak Endang, seorang penjual ban bekas yang biasa menawarkan ban nya untuk penjual lagi (supplier), biasanya beliau berkeliling ke kios-kios ban untuk menawarkan nya (meskipun terkadang penjual yang datang menemuinya), namun setelah adanya toko online (olx, Tokopedia, Bukalapak) beliau mengurangi aktifitas berkelilingnya, karena dengan mengiklankan bannya bukan hanya penjual yang tertarik, tetapi pemakai (pengguna mobil) pun banyak yang tertarik dan datang kerumah, atau minta diantarkan, namun dalam situs iklan tersebut tidak selalu iklannya dapat mudah dicari, oleh karena itu kami mengajukan proyek pembangunan toko online ban mobil.

Diharapkan dengan adanya toko online yang menampilkan penjualan khusus ban mobil akan mempermudah pembeli untuk mencari ban mobil yang dicari melalui web yang kami buat. Hal ini akan mempermudah transaksi yang dilakukan.

Untuk kriterianya webnya sendiri :

  • Desain web sesuai dengan yang telah disepakati.
  • Konten web sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.
  • Konten web berjalan dengan semestinya tanpa adanya bug.